Advertisement

Ad code

Persagi Purworejo: Langkah Nyata Menuju Keluarga Sehat di Hari Gizi Nasional ke-65


Dalam rangka memperingati Hari Gizi Nasional ke-65 yang jatuh pada tanggal 25 Januari 2025, Persatuan Ahli Gizi Indonesia (Persagi) Dewan Pengurus Cabang (DPC) Purworejo menggelar sebuah acara yang menarik dan penuh makna. Acara tersebut adalah Lomba Kreasi Olahan Pangan Lokal untuk Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Balita. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sebagai upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya gizi seimbang, khususnya bagi balita, yang merupakan generasi penerus bangsa.

Lomba ini diikuti oleh para kader dari 27 puskesmas yang tersebar di Kabupaten Purworejo. Setiap puskesmas mengirimkan dua tim, sehingga total peserta mencapai 54 tim. Dukungan penuh dari Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Purworejo menjadikan acara ini semakin meriah dan bermakna. Tema yang diusung pada Hari Gizi Nasional tahun 2025 ini adalah "Pilih Makanan Bergizi untuk Keluarga Sehat", yang sejalan dengan tujuan lomba ini, yaitu mendorong masyarakat untuk memanfaatkan bahan pangan lokal yang bergizi dalam menyiapkan makanan untuk keluarga, terutama balita.

Kreasi Olahan Pangan Lokal: Menyajikan Gizi dari Bumi Sendiri

Lomba ini menuntut para peserta untuk berkreasi dengan bahan pangan lokal yang mudah ditemui di sekitar mereka. Tujuannya adalah untuk menunjukkan bahwa bahan pangan lokal tidak kalah bergizi dibandingkan dengan bahan pangan impor atau modern. Selain itu, penggunaan bahan lokal juga mendukung perekonomian daerah dan mengurangi ketergantungan pada produk luar. Para kader dari berbagai puskesmas menunjukkan kreativitas mereka dalam mengolah bahan-bahan seperti singkong, ubi, jagung, kacang-kacangan, dan sayuran lokal menjadi makanan yang lezat dan bergizi. Beberapa kreasi yang ditampilkan antara lain bubur jagung dengan tambahan kacang hijau, puding ubi ungu, dan kue tradisional berbahan dasar singkong yang diperkaya dengan protein dari telur dan susu.

Penghargaan untuk Juara dan Semangat Kolaborasi

Setelah melalui proses penilaian yang ketat oleh tim juri yang terdiri dari ahli gizi dan perwakilan Dinas Kesehatan, akhirnya terpilih enam tim sebagai pemenang. Juara 1 diraih oleh Kader Puskesmas Bragolan dari Desa Bragolan, yang berhasil menyajikan hidangan berbahan dasar jagung dan kacang hijau dengan tampilan menarik dan kandungan gizi yang seimbang. Juara 2 diperoleh oleh Kader Puskesmas Bagelen dari Desa Bagelen, yang menghadirkan olahan ubi jalar dengan sentuhan modern. Sementara itu, Juara 3 diraih oleh Kader Puskesmas Kemiri dari Desa Kerep, yang menciptakan hidangan berbahan dasar singkong dengan tambahan protein nabati. Selain tiga juara utama, terdapat juga penghargaan untuk kategori harapan. Harapan 1 diberikan kepada Kader Puskesmas Butuh dari Desa Butuh, Harapan 2 kepada Kader Puskesmas Seborokrapyak dari Desa Tanjunganom, dan Harapan 3 kepada Kader Puskesmas Bayan dari Desa Tangkisan. Penghargaan ini diberikan sebagai apresiasi atas usaha dan kreativitas para kader dalam menyajikan makanan bergizi untuk balita.

Dukungan Pemerintah dan Masyarakat

Kegiatan ini tidak hanya melibatkan para kader puskesmas, tetapi juga mendapat dukungan penuh dari Dinas Kesehatan Kabupaten Purworejo. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Purworejo, dalam sambutannya, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan langkah nyata dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya gizi seimbang. "Kami berharap melalui lomba ini, masyarakat semakin memahami bahwa bahan pangan lokal yang ada di sekitar kita sebenarnya sangat kaya akan gizi dan dapat diolah menjadi makanan yang lezat dan sehat," ujarnya. Selain itu, acara ini juga dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk perwakilan dari Persagi Pusat, tokoh masyarakat, dan para orang tua balita. Kehadiran mereka menunjukkan bahwa isu gizi dan kesehatan balita menjadi perhatian bersama. Para orang tua yang hadir juga mendapatkan edukasi tentang cara memilih dan mengolah bahan pangan lokal menjadi makanan bergizi untuk keluarga.

Pesan untuk Masa Depan

Lomba Kreasi Olahan Pangan Lokal PMT Balita ini tidak hanya sekadar ajang kompetisi, tetapi juga menjadi momentum untuk mengingatkan kita semua akan pentingnya gizi seimbang, terutama bagi balita. Balita adalah masa emas pertumbuhan, di mana asupan gizi yang tepat akan menentukan kualitas hidup mereka di masa depan. Dengan memanfaatkan bahan pangan lokal, kita tidak hanya memberikan gizi yang baik, tetapi juga melestarikan kekayaan alam dan budaya kita. Tema "Pilih Makanan Bergizi untuk Keluarga Sehat" yang diusung pada Hari Gizi Nasional tahun 2025 ini menjadi pengingat bahwa kesehatan keluarga dimulai dari pilihan makanan yang kita sajikan di meja makan. Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya gizi seimbang dan mampu memanfaatkan sumber daya lokal yang ada di sekitar mereka.

Lomba Kreasi Olahan Pangan Lokal PMT Balita yang diselenggarakan oleh Persagi DPC Purworejo ini telah berhasil menciptakan semangat kolaborasi antara pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat. Acara ini tidak hanya menghasilkan pemenang, tetapi juga memberikan dampak positif bagi kesadaran masyarakat akan pentingnya gizi seimbang. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan di masa mendatang, sehingga kita dapat bersama-sama menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas melalui pilihan makanan bergizi untuk keluarga.

Posting Komentar

0 Komentar

Comments